Wednesday, September 2, 2009

Hati

Hati ini sedang rawan..

Oh.. ini bulan mulia.. janganlah kau begini duhai hati... jangan dirasuk keluh kesah.. berlapang dadalah.. berlapang dadalah... Yakinlah semua ini tidak lama.. biarlah segalanya demi penciptanya...

Pada senyum yang tidak hadir... bersangka baiklah...
Pada soal yang tiada jawab... lupakanlah...
Pada herdik yang manghiris... maafkanlah....
Pada jeling yang menghina... tunduklah...
Pada ketawa yang kau dilupakan... bersyukurlah...
Pada tangis yang kau dirahsiakan.. berdoalah...
Pada masa depan yang kau dipadamkan... senyumlah...

Mungkin...
Kau juga begitu.. kau juga pasti pernah menyakiti... maka saat ini.. rasalah erti disakiti.. Moga kau mengerti.... bermuhasabahlah.. moga kau diampuni..duhai hati... duhai diri yang memiliki hati...

Jangan...
Jangan duhai hati.. jangan sesekali mendambakan penghargaan manusia... kelak amal mu sia-sia... ikhlaskanlah.. hanya kerna Dia.. kerna Allah...

Mungkin..
Ini peluang menyuci diri.. jangan kau bermuram duhai hati... usap air mata mu duhai hati.. senyumlah atas rahmat luar biasa ini... bersyukurlah....

Sungguh. Sungguh aku merasa terkesan.. lantas ku adukan pada Tuhan... moga bertamu sebuah ketenangan... hadiahi aku sebuah kekuatan.. untuk menakluki sebuah kesabaran...

Ampuni aku oh Tuhan...
Ampuni aku oh Tuhan...
Ampuni aku oh Tuhan...
Ampuni kami oh Tuhan.

There is no 'ilãh except Allah The Magnificent, The Forbearing. There is no 'ilãh except Allah Lord of the Magnificent Throne. There is no 'ilãh except Allah Lord of the Heavens, Lord of the Earth, and Lord of the Noble Throne.

No comments: