Tengah diamuk kesibukan yang menggila.. tapi tangan gatal benar nak memblog juga.. sedikit sahaja.. alkisah tentang seorang kenalan dari pusat pengajian.. katanya, setelah mati, dia ingin menjadi berlian.. dia mengakui dirinya seorang kristian.. dan seorang yang perbersih teramat.. maka bila difikirkan setelah mati, dikeranda dan dan disimpan diperut bumi... maka datanglah ulat belulat memamah isi.. terus merasa teramat geli dan tidak bersih sekali... maka dia lebih rela dibakar menjadi abu yang berunsur karbon.. setelah menjadi abu berunsur karbon.. karbon tersebut bolehlah diberliankan menggunakan teknologi tinggi... maka dirinya sesudah mati adalah berlian.. bolehlah dijadikan warisan.. disemadikan pada lukisan mahupun dijadikan bahan pameran.. maka sekarang.. dia senang menyimpan...supaya setelah mati, wasiatnya tidak menjadi beban... sunguh.. sungguh.. sungguh aku bersyukur mempercayai hari kemudian ('',) andai matimu, jasad menjadi berlian... moga matiku, ruh menjadi tetamu tuhan...ameen.. baiklah.. sambung kerja balik! besok mahu jumpa cik berlian... :)
This is a draft from 2 years ago, and I should have posted it right then. I have written so much here. For years that have passed, I sent my words into space, and hope for nothing. I wrote, because words swelled in my head, and my tongue tied tight, failed to communicate to people around me, and my heart often searched for people out of my reach, my tear ducts are small, it often burst at the shoulder of a bed instead of finding a soul to rest my head, so this place is the reservoir of my feelings, a dumping place of my useless thoughts, occasionally a good ones, and and arcade of the moments, things and people I wish to remember. But today I need to tell the world that life has turned out so differently for me. All the melancholic and bitterness I had narrated here seem so distant. My heart had finally found a home. Alhamdulillah.
Comments
kan susah kalau macam tu..