Skip to main content

Senyum

Bismillahirrahmanirrahim

Seharian aku berfikir, lalu fikiran terhenti di pelabuhan sebuah kesimpulan….

Kita ini sering merasakan kita watak utama dalam segala cerita yang berlegar di sekeliling kita. Lalu selaku watak utama, kita mahu lebih tumpuan lebih perhatian, tepukan dan sorakan….

Tapi kita lupa… sungguh.. kita ini watak utama… tetapi, watak utama hanya untuk cerita kita… aku menilai nasihat seorang teman untuk berfikir di luar diri kita.. meletakkan watak ‘aku’ sebagai watak ‘dia’.. pada asalnya, saat emosi menguasai diri.. aku kurang erti pada maksudnya.. namun setelah diberi masa pada diri… dan saat suara samudera menemani hati… nasihat itu hadir dan aku kira.. aku cukup mengerti… aku lalu berfikir tentang seorang manusia benama Asriah.

Kita sering merasa terkilan apabila dilupakan, diketepikan dan dihindari… dari sekecil kecil perkara… hingga sebesar-besarnya… oleh sejauh-jauh kenalan hingga seakrab-akrab teman… terutama dalam perkara paling berat, oleh orang yang paling dekat. Lalu fikirkan, jika kita merasa demikian.. letakkan nisbahnya.. kalau satu antara empat, lima atau enam..kita merasa sendirian… letakkan satu antara beribu… maka akan kelihatan… kita adalah beribu….

Namun kita manusia… aku kira, hikmah tuhan menciptakan cinta itu nyata.. bukan sekadar memenuihi fitrah jasmani… tetapi juga kemahuan hati… untuk menjadi yang istimewa sekurang-kurangnya untuk seseorang manusia… Bukan sekadar dikurnia cinta.. diajarkan pada manusia jalannya untuk memaut dan memurnikan cinta itu… mulianya….cinta… apatah lagi Penciptanya.

Drama. Semua ini hanya dunia. Apalah yang begitu membebani… sedangkan orang agama lagikan bertikam, inikan pula perihal dunia yang tiada apa-apa makna.

Kita jangan ada fanatik… namun seperkara tentang Dr Asri… yang aku kenal, bukan sebagai seorang tokoh… tetapi sebagai saudara… pada dirinya… sentiasa ada senyum…. Dalam bahagia mahupun luka… senyum… bahkan jenaka mesra, sentiasa menghiasi dirinya…

Lalu tersenyumlah….

Kita sering lupa… setiap sesuatu yang berlaku itu adalah ujian.... juga… suatu latihan daripada Tuhan, menyediakan diri untuk suatu cabaran lebih besar di masa akan datang…. Seperkara yang aku sedari… sepanjang perjalanan hidup ini, aku saban menelusuri duri-duri hubungan kemanusian dan setiap satu… ada perkara besar yang aku diajar...

Lagipun.. sudah 22 tahun bukan... perkara remeh tidak seharusnya memberi kesan... lebih banyak perkara besar untuk difikirkan... orang boleh memperlakukan kita seperti budak... tapi kita haruslah bertindak matang... kita tidak dinilai daripada apa yang diperlakukan ke atas kita, sebaliknya atas kelakuan kita sendiri...

Berlapang dada… sungguh… aku tidak akan pernah sama. Namun, segala yang berlaku… setakat itu sahaja ceritanya… tak guna menjeruk rasa… tak ke mana pun sudahnya…

Terima kasih semua… untuk sebuah pengalaman yang indah.. Terima kasih Tuhan, untuk sebuah latihan kekuatan demi sebuah masa depan…

Buatlah apa pun, Asriah tak kisah.... =)

Senyum.

p/s: kiambang tidak bermasalah cinta muda-mudi yang banyak dihadapi oleh manusia zaman sekarang... kiambang tidak bermain api... atau dengan kata lain mengambil risiko untuk terjun ke dalam api... ini cerita lain...namun tetap juga cerita kasih sayang...

Comments

Popular posts from this blog

Transition

Sometimes I wonder if I would still blog after I go back for good since it always turns out that I don’t really blog whenever I return to Malaysia. I’m back in Melbourne again. Despite everything I said about this place. I'm always thankful that I’m studying here. 8 hours is long enough, can’t imagine going further. Let alone going back during a short winter break like I just did. Haha… However, regardless how good Melbourne is, coming back here is never easy. It is not the place, it’s the transition. Travelling is tiring. Yes, like yesterday, I had to take two flights, one from Penang to KL, then KL to Melb, it is a lot more tiring for someone like me who could barely sleep in a plane. That’s why I enjoy traveling during the day and taking a window seat. I enjoy day dreaming while staring at those fluffy white clouds. Haha.. Weather change changes everything. I had never went back during winter before. So that was my first time experiencing an abrupt change from a...

Willful Ignorance

I was too busy with architecture for the last few weeks.. . haven’t really got a chance to get my head around what’s going on in the world, especially back home in Malaysia. I felt detached from reality. I felt like I was living in ignorance. I felt guilty. Therefore, since I finished my final presentation yesterday (still got 2 submissions coming though)… Today, I decided to take a day off from architecture. I went out for a good lunch with a friend, had some retail therapy… and came back, get on the internet and try to update myself with some of the current issues. I read. I read. I read and I read. As a result. I feel sick. And I still feel guilty, way worse… I feel guilty and hopeless for knowing things I could never really do anything about. I know... I know...I know I’m a little behind. But I still need to put more efforts in understanding the following issues, I’m feeling lost and mentally constipated just by reading one or two news/articles/blogposts about them. 1. ...

Kerja Tak Siap Lagi!

I guess one of the real problem with Malaysian Architecture is it lacks of publication even on the internet. I have been browsing for Malaysian architecture these few days and surprisingly I found that there are many amazingly great projects back home. I stumbled upon many photos of interesting designs that I wish I could dig further for my assignment. But it is frustrating that how brief most of the information is. I also wonder if having a website is such a big deal (expensive, is it?) since not many firms have a website, let alone a good one. Some websites I have to say are not inviting at all. Many use dark/navy blue as the primary color, why is it? I don’t hate blue, but it’s not tasty at all as an architecture website… I also found some real good architects who keep blogs, but the problem with a blog is, it depends on the updates. Therefore, even if it is a current project (since some projects run for years), but if the post was 7 months ago, the blog seems abandoned. Besides, it...