Skip to main content

Siapa aku dihatimu...???

Pernah tak rasa rindu? Rindu yang teramat-amat, kalau boleh nak sahaja bertemu pada saat itu juga, tetapi dalam masa yang sama risau kalau orang itu tidak mahu bertemu dengan kita sebab kita tak cukup baik...

Pernah tak rasa cemburu? Pernah tak rasa cemburu bila tengok seseorang itu lebih dekat dengan orang yang kita sayang, lebih sama cara dan gaya... lepas tu, orang yang kita sayang pun suka pada tingkah dan peribadinya... cemburu yang kalau boleh kita nak jadi lebih baik daripada orang tu, supaya orang yang kita sayang akan sayang dekat kita jugak.. tapi kadang... kita malas..

Pernah tak rasa suka dan sayang pada seseorang, tetapi berat sangat nak memenuhi dan patuhi apa yang ditunjuk arah oleh orang itu.. kadang-kadang rasa rindu yang luar biasa, tapi kadang-kadang boleh pula lupa... bila waktu kita terlupa dia, kemudian kita rasa bersalah, sebab kita tahu kita sayang dia... tapi peliknya besok-besok, lupa lagi...

Pernah tak rasa teramat cinta dengan seseorang... sampaikan kita tidak dapat melihat keburukannya langsung... tambahan pula jika orang itu memang tidak punya sebarang keburukan, ramai pula yang merebut cintanya... Pastinya rugi jika kita tidak turut sama merebut cintanya....

Pernah tak rasa kagum dengan orang yang bermatian kerana cinta... sanggup tergadai harta, nyawa dan darah... semuanya kerana cinta... alangkah berharapnya dapat menjadi seperti mereka...

Pernah tak rasa marah meluap-luap sebab ada orang ejek atau kritik orang yang kita sayang... tapi kadangkala marah itu bersifat sementara... sesaat kemudian kita lupa dan kembali bergelak suka...

Pernah tak rasa obses dengan seseorang, sampaikan sebarang cerita tentang dirinya kita bersemangat mendengar, tetapi kadang kala, lupa pula mahu menapis terlebih dahulu sejauh mana kebenaranya...

Pernah tak rasa mahu tunjuk tahu tentang orang yang kita sayang sangat itu, padahal kita kadangkala belum cukup kenal dengan dirinya...

Pernah tak kita berharap kita menjadi salah seorang yang wujud dalm bicara manis orang yang kita sayang, dalam janji-janji yang dia ungkapkan...

Rasa bermacam rasa... perasaan bercampur baur... rasa sayang, cinta, rindu... tetapi perilaku tidak cukup mendekatkan aku ke hatimu... aku sering gundah, kerana aku tahu kau yang ku rindu... namun aku resah, kerana tingkah mu tak ku tiru... aku tahu kau yang ku sayang... tapi aku sering hilang dalam angan sendiri, mebiarkan sayang ku malayang... aku tahu kau yang ku cinta... namun, cinta ku tidak cukup luar biasa, seperti mereka.. yang bergadai segala keranamu... aku tahu, kau ingin ku ketemu, di suatu tempat yg teramat indah, kerana disitu kau hidup.. namun, aku tidak tahu sama ada di tempat indah itu dapat ku bertamu... Aku ingin lebih baik, aku ingin lebih seperti mu.. supaya jika kita bertemu... kau dapat mengenali aku.... aku sungguh bimbang.. risau yang teramat... bahawa aku tidak termasuk di antara mereka yang kau khabarkan berita gembira... pada situasi ini.. hingga aku ke akhir nanti.. aku bimbang... letakku di hati mu... layakkan aku di situ... ya rasulullah.. layakkah aku bertamu kasihmu?

Comments

Pok Kam said…
Salam,

Nice piece. You know how to "berayat-ayat". Honestly, it's quite good. :)

Popular posts from this blog

Asrama

Oh, my dear nephew is enrolling to Maahad today. Oh, I could see his murky face when he kissed me goodbye… Sorry dear, makcik tak hantaq, malas nak menyempit kereta… the thought of being sent away from home for the first time must be dreadful… oh, I know it well… masuk asrama memang tak best. Anyways, you’re a boy, you must do well… It reminds me of my first day being away from home. I rushed for a shower the moment I saw my ayah’s car left the school yard. It was still early for a late noon shower, but all I wanted was just to cry (out of anyone sights, since that I found shower is a great place to shed my tears)… haha… I couldn’t sleep at nights, found it so hard to make friends and follow the rules… For a year, I scribbled everywhere a note ‘ adik nak balik, adik benci asrama ’… wishing that my parents would read and get me out of there… hahaa… Oh, I made it through though… Eventually, a bunk bed did give me some good sleeps, I made lot of friends….oh, but I never really succeede

Transition

Sometimes I wonder if I would still blog after I go back for good since it always turns out that I don’t really blog whenever I return to Malaysia. I’m back in Melbourne again. Despite everything I said about this place. I'm always thankful that I’m studying here. 8 hours is long enough, can’t imagine going further. Let alone going back during a short winter break like I just did. Haha… However, regardless how good Melbourne is, coming back here is never easy. It is not the place, it’s the transition. Travelling is tiring. Yes, like yesterday, I had to take two flights, one from Penang to KL, then KL to Melb, it is a lot more tiring for someone like me who could barely sleep in a plane. That’s why I enjoy traveling during the day and taking a window seat. I enjoy day dreaming while staring at those fluffy white clouds. Haha.. Weather change changes everything. I had never went back during winter before. So that was my first time experiencing an abrupt change from a

Creepy Me in my Poems

For the first time in my architecture-life, I'm bringing my poems into architecture. What's more interesting is, I use my poems in their original form, by this I mean, in Malay language. Now everybody in my class knows how Malay language sounds like. ahaha... The project is pretty much investigating the space between poems. The atmosphere of hearing two poems recited simultaneously. Sounds that make space, space that's defined by sound. Seriously, I don't really know how it'll work out... but hey, just having some experimentation with stuff a bit off-architecture... a break from my headache major project. Plus, I kinda enjoy making people listen to my poems without expecting them to understand a word... rather then, reciting to a bunch of people who understand but couldn't 'appreciate' them... and yeah, I receive some flattering comments from 'mat-salleh' course mate like... "when something is well written, even you can't understand it..